Selasa, 10 Desember 2013

HUBUNGAN TIK DENGAN KOMPUTER

Diposting oleh Anggita Firdausi di 06.07 0 komentar
BAB I
PENDAHULUAN 

A. LATAR BELAKANG

       Seiring dengan kemajuan teknologi yang mengglobal telah terpengaruh dalam segala aspek kehidupan baik di bidang ekonomi, politik, kebudayaan, seni dan bahkan di dunia pendidikan. Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuanm ilmu pengetahuan. Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia. Memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas manusia. Khusus dalam bidang teknologi informasi sudah menikmati banyak manfaat yang dibawa oleh inovasi-inovasi yang telah dihasilkan dalam dekade terakhir ini. 
       Namun demikian, walaupun pada awalnya diciptakan untuk menghasilkan manfaat positif, di sisi lain juga memungkinkan digunakan untuk hal negatif. Kehadiran TIK dalam pendidikan bisa dimaknai dalam tiga paradigma, yaitu
  1. TIK sebagai alat atau berupa produk teknologi yang bisa digunakan dalam pendidikan, 
  2. TIK sebagai konten atau sebagai bagian dari materi yang bisa dijadikan isi dalam pendidikan, dan 
  3. TIK sebagai program aplikasi atau alat bantu untuk manajemen pendidikan yang efektif dan efisien.
        Ketiga paradigma tersebut disinergikan dalam sebuah kerangka sumberdaya TIK yang secara khusus diposisikan dan diarahkan untuk mencapai visi dan misi pendidikan di Indonesia. Di era globalisasi pendidikan, disadari ataupun tidak, tantangan dunia pendidikan ke depan akan lebih berat. Oleh karena itu, optimalisasi TIK menjadi salah satu alternatif solusi dalam menopang dan menggerakkan dunia pendidikan di kancah persaingan global.
        Dalam dunia pendidikan di Indonesia, ada beberapa alasan problematik yang melatarbelakangi pentingnya pemanfaatan TIK, terutama dalam
  1. meningkatkan mutu pendidikan di semua jenjang,
  2. mengatasi kesenjangan layanan pendidikan akibat kondisi geografis yang mana jika diabaikan akan menimbulkan disparitas mutu layanan, dan 
  3. perubahan sosio-budaya masyarakat yang bergerak dinamis, dan 
  4. memupuk rasa nasionalisme untuk menjaga kesatuan dan persatuan bangsa 

B. RUMUSAN MASALAH 

Berdasarkan latar belakang tersebut maka dapat dirumuskan sebagai berikut: 
  1. Apa pengertian TIK dan Komputer? 
  2. Apa pengaruh TIK dengan Komputer dalam era globalisasi? 
  3. Bagaimana Hubungan TIK dengan Komputer? 
  4. Bagaimana penerapan tik dalam pelayanan bimbingan dan konseling? 

C. TUJUAN 

Berdasarkan rumusan masalah tersebut mempunyai tujuan sebagai berikut: 
  1. Mahasiswa dapat mengetahui arti dari TIK dan Komputer
  2. Mahasiswa dapat mengetahui pengaruh TIK dengan Komputer dalam era globalisasi 
  3. Mahasiswa dapat mengetahui hubungan antara TIK dengan Komputer
  4. Mahasiswa dapat mengetahui TIK sebagai sistem pendukung layanan bimbingan dan konseling 
BAB II 
PEMBAHASAN 

 A. PENGERTIAN TIK DAN KOMPUTER

        Teknologi Informasi dan Komunikasi, TIK (bahasa Inggris: Information and Communication Technologies; ICT) adalah payung besar terminologi yang mencakup seluruh peralatan teknis untuk memproses dan menyampaikan informasi. TIK mencakup dua aspek yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi. Teknologi informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi. Sedangkan teknologi komunikasi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya. Oleh karena itu, teknologi informasi dan teknologi komunikasi adalah dua buah konsep yang tidak terpisahkan.
        Jadi Teknologi Informasi dan Komunikasi mengandung pengertian luas yaitu segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, pemindahan informasi antar media. Istilah TIK muncul setelah adanya perpaduan antara teknologi komputer (baik perangkat keras maupun perangkat lunak) dengan teknologi komunikasi pada pertengahan abad ke-20. Perpaduan kedua teknologi tersebut berkembang pesat melampaui bidang teknologi lainnya. Hingga awal abad ke-21 TIK masih terus mengalami berbagai perubahan dan belum terlihat titik jenuhnya. Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan. Kata computer semula dipergunakan untuk menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri. Asal mulanya, pengolahan informasi hampir eksklusif berhubungan dengan masalah aritmatika, tetapi komputer modern dipakai untuk banyak tugas yang tidak berhubungan dengan matematika.
        Dalam arti seperti itu terdapat alat seperti slide rule, jenis kalkulator mekanik mulai dari abakus dan seterusnya, sampai semua komputer elektronik yang kontemporer. Istilah lebih baik yang cocok untuk arti luas seperti "komputer" adalah "yang mengolah informasi" atau "sistem pengolah informasi." Selama bertahun-tahun sudah ada beberapa arti yang berbeda dalam kata "komputer", dan beberapa kata yang berbeda tersebut sekarang disebut disebut sebagai komputer. Kata computer secara umum pernah dipergunakan untuk mendefiniskan orang yang melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa mesin pembantu. 
        Menurut Barnhart Concise Dictionary of Etymology, kata tersebut digunakan dalam bahasa Inggris pada tahun 1646 sebagai kata untuk "orang yang menghitung" kemudian menjelang 1897 juga digunakan sebagai "alat hitung mekanis". Selama Perang Dunia II kata tersebut menunjuk kepada para pekerja wanita Amerika Serikat dan Inggris yang pekerjaannya menghitung jalan artileri perang dengan mesin hitung. Charles Babbage mendesain salah satu mesin hitung pertama yang disebut mesin analitikal. Selain itu, berbagai alat mesin sederhana seperti slide rule juga sudah dapat dikatakan sebagai komputer. 

B. PENGARUH TIK DENGAN KOMPUTER 

        Peranan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam kehidupan sehari hari sangatlah penting terutama dalam hal terselenggaranya era globalisasi. Dengan dukungan teknologi informasi dan komunikasi, informasi dalam bentuk apapun dan untuk berbagai kepentingan, dapat disebarluaskan dengan mudah sehingga dapat dengan cepat mempengaruhi cara pandang dan gaya hidup hingga budaya suatu bangsa. Semakin canggih dukungan teknologi semakin besar pula arus informasi dapat dialirkan dengan jangkauan dan dampak global. Oleh karena itu selama ini dikenal asas “kebebasan arus informasi” berupa proses dua arah yang cukup berimbang yang dapat saling memberikan pengaruh satu sama lain. 
       Namun pengaruh globalisasi dengan dukungan teknologi informasi dan komunikasi meliputi dua sisi yaitu pengaruh positif dan pengaruh negatif. 
  1. Pengaruh positif Pengaruh positif yang dapat dirasakan dengan adanya TIK adalah peningkatan kecepatan, ketepatan, akurasi dan kemudahan yang memberikan efisiensi dalam berbagai bidang khususnya dalam masalah waktu, tenaga dan biaya. Sebagai contoh manifestasi TIK yang mudah dilihat di sekitar kita adalah pengiriman surat hanya memerlukan waktu singkat, karena kehadiran surat elektronis (email), ketelitian hasil perhitungan dapat ditingkatkan dengan adanya komputasi numeris, pengelolaan data dalam jumlah besar juga bisa dilakukan dengan mudah yaitu dengan basis data (database), dan masih banyak lagi. 
  2. Pengaruh Negatif Pengaruh Negatif yang bisa muncul karena adanya TIK, misalnya dari globalisasi aspek ekonomi, terbukanya pasar bebas memungkinkan produk luar negeri masuk dengan mudahnya. Dengan banyaknya produk luar negeri dan ditambahnya harga yang relatif lebih murah dapat mengurangi rasa kecintaan masyarakat terhadap produk dalam negeri. 
       Dengan hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri menunjukan gejala berkurangnya rasa nasionalisme masyarakat kita terhadap bangsa Indonesia. Pada hakikatnya teknologi diciptakan untuk membantu dan memberikan kemudahan dalam berbagai aspek kehidupan. Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) sendiri berpengaruh terhadap sudut pandang masyarakat, namun kembali pula pada penilaian masyarakat, karena masyarakat harus selektif dan bersikap kritis terhadap TIK yang berkembang sangat pesat, sehingga semua manfaat positif yang terkandung di dalam TIK mampu dimanifestasikan agar mampu membantu dan mempermudah kehidupan masyarakat, dan efek negatif dapat lebih diminimalkan. 

C. HUBUNGAN TIK DENGAN KOMPUTER TIK 

       Dengan kemampuan untuk mendistribusikan informasi secara cepat, dari satu tempat ke tempat yang lain yang berjauhan, tentu saja memberikan manfaat yang sangat berarti dalam kehidupan manusia. Berikut ini dijelaskan manfaat penerapan TIK.
  1. Globalisasi Dengan hadirnya TIK, orang-orang yang tersebar di dunia bisa saling bertukar informasi atau berinteraksi dengan cepat dan effisien, tidak tergantung pada lokasi mereka ataupun perbedaan bahasa yang mereka gunakan sehari-hari. Seorang siswa yang tinggal di daerah yang terpencil bisa mengambil informasi atau memperoleh pengetahuan yang sebenarnya terletak ribuan atau ratusan ribu kilometer darinya. Sebagai contoh, seorang yang ingin beli buku yang ada di luar negri cukup mendatangi warung internet, jika tidak punya akses di rumah atau di kantor, dan melakukan pemesanan karena penjual membuka toko buku online. 
  2. Kemudahan Berkomunkasi Dengan buatan TIK, setiap orang dapat berkomunikasi dengan cepat, murah dan efisien. Orang bisa menggunakan komunikasi tidak langsung seperti surat elektronis, komunikasi langsung melalui chatting, ataupun bertatap muka secara elektronis melalui videokonferensi. 
  3. Dukungan Pembelajaran Banyak program komputer yang ditujukan untuk mempermudah orang dalam mempelajari ilmu pengetahuan maupun bahasa asing. dengan dukungan multimedia, ilmu-ilmu yang sering dianggap sulit dapat disajikan dalam bentuk atau cara yang membuat orang senang mempelajarinya. Sesuatu materi juga dapat dipelajari dengan komputer tanpa harus menginstal program karena program ditauh pada penyedia dan kita cukup mengunjungi situs webnya. 
  4. Penghematan Biaya Pebisnis dapat menggunakan TIK untuk menjalankan bisnis dengan harapan dapat melakukan penghematan biaya sehingga bisa menjual produk dengan lebih mudah dan meningkatkan kompetisi dengan pesaing. 

       Berbagai perusahaan bisa saling bekerja sama untuk bertukar informasi secara otomatis sehingga tidak perlu melibatkan orang lain secara khusus. Mesin otomatis dapat bekerja menggantikan peran manusia sehingga produksei menjadi lebih mudah dan kualitas seragam bisa diperoleh. 
  1. Penghilangan Kendala Waktu Dengan dukungan TIK, perusahaan dapat melayani pelanggan selama 24 jam sehari. Perusahan dapat mengoperasikan bisnis tanpa kendala waktu. Nasabah bank bisa mengambil uang kapan saja dengan cukup mendatangi mesin ATM. Bank pun tidak perlu menggaji tellet untuk bekerja 24 jam nonstop. Mobile banking memungkinkan nasabah bank melakukan transaksi atau melihat saldo dari mana saja, Sekalipun mungkin ia sedang berada di hutan atau negara lain yang tidak menyediakan ATM bank bersangkutan
  2. Peningkatan Layanan TIK dapat digunakan untuk meningkatkan layanan dan kepuasan pelanggan. ATM, mobile banking, toko online merupakan salah satu bentuk peningkatan layanan kepada pelanggan. Perbaikan layanan tersebut diharapkan mampu menjaga loyalitas pelanggan. Banyak pemerintah kita atau kabupaten yang menyelenggarakan e-gov dalam rangka memberikan kemudahan dalam melayani masyarakat atau pebisnis. 
  3. Peningkatan Produktivitas Kerja TIK juga dapat digukana untuk meningkatkan produktivitas kerja sehingga pekerja dapat memberikan sumbangan berarti yang lebih banyak kepada institusi tempat mereka bekerja. Hal – hal yang menjemukan seperti melakukan perhitungan kredit dapat dialihkan ke komputer dan pekerja dapat memanfaatkan waktunya untuk berfikir ke hal0hal yang lebih produktif atau meningkatkan kreativitasnya sehingga lebih memberi manfaat bagi perusahaan. 
  4. Pencitpaan Lapangan kerja Baru TIK telah membuka banyak lapangan kerja baru sehingga penjaga warnung internet, tenaga pemasar, pemrogram dan ragam tenanga khsusu yang dibutuhkan keterampilan. Pada saat ini banyak istilah spesialis yang terkait dengan dunia TIK, seperti analis sistem, desainer sistem, webmaster, dan system engineer. 
  5. Penggantian Pekerjaan yang Beresiko TIK dapat pula dimanfaatkan untuk menangani aktivitas yang membahayakan jiwa manusia, misalnya pada pengecoran logam atau pada penanganan limbah. Contoh lain yang menarik telah dilakukan oleh badan Antariksa Amerika Serikat (NASA). Pada 4 December 1996, NASA mengirimkan pesawat tanpa awak ke planet mars. Misinya adalah melakukan analisa terhadap atmosfer, cuaca dan kondisi tanah di planet tersebut. Pesawat ini membawa robot berbentuk kendaraan yang diberinama Sojourner atau bebatuan Sojourner Rover dan dapat melakukan penelitian terhadap bebatuan di Planet Mars. RObot ini dapat mengirimkan gambar-gambar yang diamati ke bumi. Apabila dikaitkan dengan hubungan antara computer dengan TIK adalah bahwa komputer merupakan hasil dari pengembangan teknologi komunikasi dan informasi yang mampu mempermudah semua pekerjaan manusia. Jadi dapat diartikan bahwa computer merupakan suatu perantara dalam mempermudah pencarian informasi dan pemberian informasi atau biasa disebut dengan komunikasi. Model pemberian informasi bisa berupa presentasi, atau bisa juga menggunakan web atau internet. 

D. HUBUNGAN TIK, KOMPUTER, DAN BK 

       Kompetensi konselor Indonesia yang telah disiapkan oleh ABKIN yang tertuang dalam Naskah Akademik tahun 2007 menuntut para konselor sekolah untuk dapat menyelenggarakan kegiatan bimbingan dan konseling yang memandirikan. Untuk menjawab tantangan itu para konselor dihadapkan pada bagaimana memahami setiap peserta didik secara mendalam. Pemahaman terhadap peserta didik secara mendalam diawali dengan kegiatan asesmen. Penguasaan konselor sekolah terhadap konsep dan praksis asesmen untuk memahami kondisi, kebutuhan dan masalah konseli menjadi mutlak diperlukan. Kenyataan di lapangan, pelaksanaan asesmen di sekolah disamping memerlukan penguasaan pengetahuan, praktek dan sintesis juga sangat menyita waktu dan tenaga konselor di sekolah. 
       Oleh karena itu, dimungkinkan untuk menggunakan komputer sebagai alat bantu asesmen untuk memperlancar kegiatan asesmen tersebut. Adapun penggunaan komputer untuk alat bantu asesmen ini ada beberapa alternatif, pertama: membeli software asesmen dan menggunakannya. Sudah ada beberapa software asesmen dipasaran seperti Analisis Tugas Perkembangan (ATP), AUM terkomputerisasi, maupun Software Tes Psikologis dalam bimbingan dan konseling yang telah dikembangkan oleh beberapa teman sejawat. Kedua, menggunakan komputer sebatas untuk penyusunan laporan dan pendokumentasian hasil asesmen. Ketiga, mengembangkan sendiri aplikasi instrumen untuk keperluan asesmen dengan program-program aplikasi perkantoran yang sering dipakai oleh konselor sekolah. 
       Kendala yang mungkin terjadi dalam mengembangkan sendiri aplikasi instrumen asesmen dengan program-program aplikasi perkantoran ini antara lain ada konselor sekolah yang belum bisa atau tidak familiar menggunakan komputer dan ada konselor sekolah yang sudah familiar menggunakan komputer tetapi belum tahu ternyata program aplikasi perkantoran yang sering dipakainya dapat digunakan untuk mengembangkan aplikasi instrumen asesmen. Sehingga konselor harus dapat mengembangkan sendiri aplikasi instrumen bimbingan dan konseling dengan microsoft excel. 
      Contoh hasil pengembangan instrumen tes berupa Pengembangan Skala Multiple Intelligence Penelusuran Bakat dan Minat siswa SMA, dan Instrumen Non Tes, berupa Skala / Angket Who Am I. Kompetensi konselor Indonesia yang telah disiapkan oleh ABKIN yang tertuang dalam Naskah Akademik tahun 2007 menuntut para konselor sekolah untuk dapat menyelenggarakan kegiatan bimbingan dan konseling yang memandirikan. Untuk menjawab tantangan itu para konselor dihadapkan pada bagaimana memahami setiap peserta didik secara mendalam. Pemahaman terhadap peserta didik secara mendalam diawali dengan kegiatan asesmen. Penguasaan konselor sekolah terhadap konsep dan praksis asesmen untuk memahami kondisi, kebutuhan dan masalah konseli menjadi mutlak diperlukan. 
      Dalam Kompetensi Konselor Indonesia sendiri sudah dijelaskan secara rinci kompetensi tentang asesmen yang bagaimana yang diperlukan seorang konselor di Indonesia. Penjelasan ini terdapat dalam kompetensi ke-4 (Standar Kompetensi Konselor, 2007), yaitu konselor harus menguasai konsep dan praksis asesmen untuk memahami kondisi, kebutuhan, dan masalah konseli, meliputi :
  1. Menguasai hakikat asesmen; 
  2. Memilih teknik asesmen, sesuai dengan kebutuhan layanan bimbingan dan konseling; 
  3. Menyusun dan mengembangkan instrumen asesmen untuk keperluan bimbingan dan konseling; 
  4. Mengadministrasikan asesmen untuk mengungkapkan masalah-masalah konseli; 
  5. Memilih dan mengadministrasikan teknik asesmen pengungkapan kemampuan dasar dan kecenderungan pribadi konseli; 
  6. Memilih dan mengadministrasikan instrumen untuk mengungkapkan kondisi aktual konseli berkaitan dengan lingkungan, 
  7. Mengakses data dokumentasi tentang konseli dalam pelayanan bimbingan dan konseling; 
  8. Menggunakan hasil asesmen dalam pelayanan bimbingan dan konseling dengan tepat; 
  9. Menampilkan tanggung jawab profesional dalam praktik asesmen.
        Program aplikasi perkantoran menurut wikipedia (2003) antara lain microsoft office mencakup program pengolah kata (microsoft word), program spreadsheet (Microsoft excel), program presentasi (microsoft powerpoint), program pembuatan database (microsoft access) dan program web editor (microsoft frontpage). Dari lima macam aplikasi perkatoran itupun tidak semua dipakai oleh konselor sekolah, biasanya terbatas pada penggunaan pengolah kata (microsoft word), program spreadsheet (mocrosoft excel), program presentasi (microsoft powerpoint). 
        Program Spreadsheet (Microsof Excel) sebagai Alternatif Pengembangan Aplikasi Instrumen Asesmen Bimbingan dan Konseling Wikipedia (2003) memberikan definisi Microsoft Excel atau Microsoft Office Excel adalah sebuah program aplikasi lembar kerja spreadsheet yang dibuat dan didistribusikan oleh Microsoft Corporation untuk sistem operasi Microsoft Windows dan Mac OS. Aplikasi ini memiliki fitur kalkulasi dan pembuatan grafik yang, dengan menggunakan strategi marketing Microsoft yang agresif, menjadikan Microsoft Excel sebagai salah satu program komputer yang populer digunakan di dalam komputer mikro hingga saat ini. Bahkan, saat ini program ini merupakan program spreadsheet paling banyak digunakan oleh banyak pihak, baik di platform PC berbasis Windows maupun platform Macintosh berbasis Mac OS, semenjak versi 5.0 diterbitkan pada tahun 1993. Aplikasi ini merupakan bagian dari Microsoft Office System, dan versi terakhir adalah versi Microsoft Office Excel 2007 yang diintegrasikan di dalam paket Microsoft Office System 2007. 
       Alasan penggunaan program aplikasi perkantoran Microsoft excel adalah mengacu pada potensi penggunaan program komputer non internet yang disampaikan oleh Cabaniss (2003) Perangkat teknologi komputer non internet spreedsheets / Microsof Excel berpotensi digunakan oleh konselor untuk tata kearsipan, data organisasi, informasi klien; dan penelitian. Pencarian dan penggalian potensi lain dari program microsoft excel untuk layanan bimbingan dan konseling dilakukan. Penggalian potensi ini dilakukan dengan mencoba mengutak-atik program microsoft excel untuk memahami program ini lebih dalam. Ada beberapa referensi yang diacu antara lain rajin membaca buku komputer berkaitan dengan microsoft excel dan mencari sumber dari internet.   

BAB III
PENUTUPAN 

A. Kesimpulan 

        Hubungan antara computer dengan TIK adalah bahwa komputer merupakan hasil dari pengembangan teknologi komunikasi dan informasi yang mampu mempermudah semua pekerjaan manusia. Jadi dapat diartikan bahwa computer merupakan suatu perantara dalam mempermudah pencarian informasi dan pemberian informasi atau biasa disebut dengan komunikasi. Model pemberian informasi bisa berupa presentasi, atau bisa juga menggunakan web atau internet. Peranan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam kehidupan sehari hari sangatlah penting terutama dalam hal terselenggaranya era globalisasi. Dengan dukungan teknologi informasi dan komunikasi, informasi dalam bentuk apapun dan untuk berbagai kepentingan, dapat disebarluaskan dengan mudah sehingga dapat dengan cepat mempengaruhi cara pandang dan gaya hidup hingga budaya suatu bangsa. Semakin canggih dukungan teknologi semakin besar pula arus informasi dapat dialirkan dengan jangkauan dan dampak global. 
         Oleh karena itu selama ini dikenal asas “kebebasan arus informasi” berupa proses dua arah yang cukup berimbang yang dapat saling memberikan pengaruh satu sama lain. Pada hakikatnya teknologi diciptakan untuk membantu dan memberikan kemudahan dalam berbagai aspek kehidupan. Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) sendiri berpengaruh terhadap sudut pandang masyarakat, namun kembali pula pada penilaian masyarakat, karena masyarakat harus selektif dan bersikap kritis terhadap TIK yang berkembang sangat pesat, sehingga semua manfaat positif yang terkandung di dalam TIK mampu dimanifestasikan agar mampu membantu dan mempermudah kehidupan masyarakat, dan efek negatif dapat lebih diminimalkan. 

DAFTAR PUSTAKA 

- http://ismant0.wordpress.com/2012/11/20/hubungan-komputer-dengan-teknologi-informasi/ - http://id.wikipedia.org/wiki/Teknologi_Informasi_Komunikasi - http://id.wikipedia.org/wiki/Komputer - http://idupagayatri.blogspot.com/2009/10/hubungan-sistem-informasi-dengan.html - http://id.wikipedia.org/wiki/Microsoft_Excel - http://artikelterkait.com/pengertian-komputer-fungsi-komputer.html#ixzz2k1BYtwdr

Senin, 02 Desember 2013

Hubungan TIK dengan Komputer

Diposting oleh Anggita Firdausi di 06.24 0 komentar

 

Dunia Konseling Copyright © 2009 Baby Shop is Designed by Ipietoon Sponsored by Emocutez